Posted by: kyla on: Juli 3, 2009
Sumber: http://www.halalguide.info/2009/05/13/mewaspadai-pembungkus-makanan/
Hampir setiap kita membeli makanan, pasti makanan tersebut dibungkus atau dalam wadah tertentu. Memang lebih praktis, karena kita tidak perlu membawa-bawa wadah. Beli bakso untuk dibawa pulang, kita tidak perlu rantang, cukup dibungkus plastik. Beli gorengan, para pedagang kreatif dengan mendaur ulang kertas koran atau kertas bekas sebagai kantong. Mau beli buah utuh dirasa terlalu besar, pihak supermarket menyediakan buah potongan dalam styrofoam yang ditutup dengan plastik tipis tembus pandang. Beli sup di restoran fast food, tak perlu mangkuk keramik yang mudah pecah, cukup dengan mangkuk styrofoam yang langsung buang setelah dipakai. Begitupun bila ingin menikmati mie panas saat kemping atau di perjalanan, kita tak perlu repot bawa mangkuk.
Bahan-bahan pembungkus dan wadah itu begitu akrab dengan kehidupan kita. Tapi, ternyata bahan-bahan itu menyimpan bahaya bila penggunaannya tidak tepat. Plastik Apa yang tidak terbuat dari plastik pada zaman sekarang ? Memang, bahan ini sangat populer dipakai. Mulai dari perabotan rumah, alat-alat dapur, mainan anak sampai bahan pembungkus. Jenis plastik sendiri memang beraneka ragam. Ada Poli Etilen, Poli Propilen, Poli Vinil Chlorida, Vinylidene Chloride Resin, dan sebagainya. Yang relatif lebih aman digunakan untuk makanan adalah Poli Etilen yang tampak bening, dan Poli Propilen yang lebih lembut dan agak tebal. Poli Vinil Chlorida (PVC) biasanya dipakai untuk pembungkus permen, pelapis kertas nasi dan bahan penutup karena amat tipis dan transparan. Jenis-jenis plastik ini memiliki tingkat bahaya berbeda-beda tergantung dari material plastik, jenis makanan yang dibungkus, lama kontak antara makanan dengan plastik, serta suhu makanan atau ruang penyimpan. Plastik tersusun dari polimer, yakni rantai panjang dari satuan-satuan yang lebih kecil yang disebut monomer (bahan-bahan pembentuk plastik).
Bila makanan dibungkus dengan plastik, monomer-monomer ini dapat berpindah ke dalam makanan, dan selanjutnya berpindah ke tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bahan-bahan kimia yang telah masuk ke dalam tubuh ini tidak larut dalam air sehingga tidak dapat dibuang keluar, baik melalui urin maupun feses (kotoran). Penumpukan bahan-bahan kimia berbahaya dari plastik di dalam tubuh dapat memicu munculnya kanker. Sebuah penelitian di Jepang mengindikasikan, Poli Stiren dapat menjadi penyebab kanker dan berpengaruh pada sistem saraf pusat. Sedangkan Poli Vynil Chlorida dan Vinylidene Chloride Resin merupakan dioksin, yaitu senyawa kimia yang digolongkan sebagai penyebab utama kanker karena sifatnya yang sangat beracun.
Perpindahan monomer-monomer plastik ke dalam makanan dipicu oleh beberapa hal, yaitu panas, asam dan lemak. Semakin tinggi suhu makanan yang dimasukkan ke dalam plastik, semakin cepat terjadi perpindahan ini. Apalagi bila makanan berbentuk cair seperti bakso, mie ayam, sup, sayuran berkuah dan sebagainya. Saat makanan panas ini dimasukkan ke dalam plastik, kita bisa lihat plastik menjadi lemas dan tipis. Inilah tanda terputusnya ikatan-ikatan monomer. Perpindahan monomer juga terjadi bila makanan atau minuman dalam wadah plastik terkena panas matahari secara langsung. Karena itu, usahakan menghindari air minum dalam kemasan yang terpapar matahari, atau permen yang telah lengket dengan pembungkusnya karena leleh oleh panas.
Perhatikan juga untuk tidak menuang air minum atau sayuran panas ke dalam wadah plastik dan menggunakan alat-alat makan dari plastik saat makanan masih panas. Pilih makanan yang dikukus dengan dibungkus daun, bukan plastik seperti lemper, lontong kue lupis dan sejenisnya. Bahan makanan yang mengandung lemak dan asam juga memicu perpindahan monomer. Sayur bersantan, susu, buah-buahan yang mengandung asam organik, sebaiknya tidak dibungkus plastik. Memang ada plastik khusus yang bertuliskan tahan lemak dan tahan dingin. Plastik ini boleh dipakai selama bahan yang dimasukkan tidak panas. Kalaupun terpaksa menggunakan plastik sebagai pembungkus , usahakan secepat mungkin makanan dapat dipindahkan ke wadah yang aman, karena semakin lama kontak makanan dengan plastik, semakin banyak bahan berbahaya yang pindah ke makanan. Styrofoam Ia masih tergolong “keluarga” plastik karena terbuat dari Poli Stiren.
Bahan yang lebih dikenal sebagai gabus ini memang praktis, ringan, relatif tahan bocor dan bisa menjaga suhu makanan dengan baik. Inilah yang membuat bahan ini amat disukai dan banyak dipakai, termasuk dalam industri makanan instan. Namun bahan ini sebenarnya tak kalah berbahaya dengan plastik. Dari hasil survei di AS th. 1986, 100 persen jaringan lemak orang Amerika mengandung stiren yang berasal dari styrofoam. Bahkan pada penelitian 2 tahun berikut, kandungan stiren sudah mencapai ambang batas yang bisa memunculkan gejala gangguan saraf. Sebuah studi di New Jersey, AS, menemukan bahwa 75 persen ASI mengalami kontaminasi stiren yang berasal dari konsumsi ibu yang menggunakan wadah styrofoam. Pada ibu-ibu yang mengandung, stiren juga bisa bermigrasi ke janin melalui plasenta. Dampak jangka panjang dari menumpuknya stiren di dalam tubuh adalah gejala saraf seperti kelelahan, nervous, sulit tidur dan anemia.
Pada anak, selain menyebabkan kanker, sekian tahun kemudian stiren juga menyerang sistem reproduksinya. Kesuburan menurun, bahkan mandul. Anak yang terbiasa mengkonsumsi stiren juga bisa kehilangan kreativitas dan pasif. Styrofoam, sebagaimana plastik, bersifat reaktif terhadap suhu tinggi. Padahal, salah satu kelebihan styrofoam yang banyak diambil manfaatnya adalah kemampuannya menahan panas. Produk-produk sup dan minuman hangat di restoran cepat saji menggunakan wadah ini. Begitu pula produk-produk makanan instan, mesti diseduh dalam wadahnya yang terbuat dari styrofoam. Mie instan, bubur ayam instan misalnya. Stiren, bahan dasar styrofoam bersifat larut l;emak dan alkohol. Berarti wadah dari jenis ini tidak cocok dijadikan wadah susu atau yoghurt yang mengandung lemak tinggi. Begitu juga dengan kopi yang dicampur krim.
Dengan sifat-sifatnya seperti itu, sudah selayaknya kita lebih berhati-hati menggunakan styrofoam. Kalau hendak menggunakan styrofoam untuk menjaga makanan tetap hangat, sebaiknya makanan dimasukkan terlebih dahulu dalam wadah tahan panas dan dijaga tidak ada kontak langsung dengan styrofoam. Sedangkan penggunaannya sebagai wadah, harus diperhatikan untuk mendinginkan makanan terlebih dahulu sebelum `memasukkan dalam wadah styrofoam. Makanan instan dan restoran yang menggunakan wadah ini, sebaiknya dihindari demi kesehatan kita dan keluarga kita. Kertas
Penggunaan kertas sebagai bahan pembungkus telah meluas di masyarakat. Umumnya kertas yang digunakan adalah kertas koran atau kertas bekas. Mulai dari untuk membungkus sayuran, ikan kering, bumbu dapur (kalau kita belanja di pasar tradisional atau warung), sampai aneka ragam gorengan, peuyeum, dan sebagainya. Padahal, bila bagian kertas yang bertinta terkena panas dari makanan, minyak dari gorengan atau bagian cair dari makanan, maka tinta akan terlarut dalam makanan. Tinta mengandung unsur dasar timbal atau timah hitam yang beracun. Unsur ini sama dengan yang terdapat pada polutan dari kendaraan bermotor. Dalam tubuh, timbal akan disimpan dan terakumulasi. Akumulasi timbal akan memicu munculnya gangguan saraf dan kanker.
Pada wanita hamil, timbal dapat mengakibatkan cacat bawaan pada janin dan merusak otak sehingga kecerdasan anak rendah. Pada laki-laki dewasa, timbal menurunkan kualitas sperma sehingga mempersulit punya keturunan. Dan pada anak-anak, timbal mengakibatkan penurunan daya konsentrasi dan kecerdasan. Penggunaan kertas yang berwarna putih juga berbahaya bagi tubuh. Kertas jenis ini diputihkan dengan penambahan chlor, suatu unsur yang dapat menimbulkan kanker.
Contoh yang menggunakan kertas ini adalah teh celup dan tissue. Itulah bahan-bahan pembungkus dan wadah makanan yang berbahaya. Dengan kondisi masih rendahnya kesadaran masyarakat, maka selain pensosialisasian masalah, kita juga mulai harus meningkatkan kehati-hatian. Penggunaan bahan-bahan yang aman seperti daun pisang, alumunium foil, atau wadah tahan panas selayaknya kita jadikan alternatif. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati ?
Sumber: Jurnal Halal LP POM MUI
Posted by: kyla on: Juli 3, 2009
Vaksinasi adalah suatu aktivitas yang bertujuan membentuk kekebalan tubuh dan biasanya dilakukan pada bayi, balita, dan ibu hamil. Tapi apakah selama ini kita mengetahui dari bahan apa vaksin itu dibuat? Selama ini kita lebih sering memperhatikan reaksi yang timbul setelah pemberian suatu vaksin ke dalam tubuh kita.
Apa itu Vaksin?
Vaksin adalah sebuah senyawa antigen yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan pada tubuh terhadap virus. Terbuat dari virus yang telah dilemahkan dengan menggunakan bahan tambahan seperti formaldehid, dan thymerosal.
Jenis vaksinasi yang ada antara lain vaksin hepatitis, polio, rubella, BCG, DPT, Measles Mumps Rubella (MMR). Di Indonesia sendiri praktik vaksinasi yang dilakukan terutama pada bayi dan balita adalah hepatitis B, BCG, Polio, dan DPT. Selebihnya seperti vaksinasi MMR bersifat tidak wajib. Sedangkan, vaksinasi terhadap penyakit cacar air (smallpox) termasuk vaksinasi yang tidak dilakukan di Indonesia.
Vaksin dan Tinjauan Kehalalannya
Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang dilakukan bulan agustus tahun kemarin sempat bermasalah di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, dan Banten yang menolak pemberian vaksin karena diragukan kehalalannya.
Memang kalau kita telaah lebih lanjut, masih banyak jenis vaksin yang bersumber dari bahan-bahan yang diharamkan. Seorang pakar dari Amerika mengatakan bahwa vaksin polio dibuat dari campuran ginjal kera, sel kanker manusia, serta cairan tubuh hewan tertentu termasuk serum dari sapi, bayi kuda, dan ekstrak mentah lambung babi. Selain itu, beberapa vaksin juga diperoleh dari aborsi janin manusia yang sengaja digugurkan. Vaksin untuk cacar air, Hepatitis A, dan MMR diperoleh dengan menggunakan fetall cell line yang diaborsi, MRC-5, dan WI-38. Vaksin yang mengandung MRC-5 dan WI-38 adalah beberapa vaksin yang mengandung cell line diploid manusia.
Penggunaan janin bayi yang sengaja digugurkan ini bukan merupakan suat hal yang dirahasiakan pada publik. Sel line yang biasa digunakan untuk keperluan vaksin biasanya diambil dari bagian paru-paru, kulit, otot, ginjal, hati, thyroid, thymus, dan hati yang diperoleh dari aborsi terpisah. Penamaan isolat biasanya dikaitkan dengan sumber yang diperoleh misalnya WI-38 adalah isolat yang diperoleh dari paru-paru bayi perempuan berumur 3 bulan.
Usul Fiqh
Ada kaidah usul fiqh yang mengatakan bahwa mencegah kemudharatan lebih didahulukan daripada mengambil manfaatnya. Demikian alasan yang dijadikan dasar hukum pengambilan keputusan terhadap kehalalan vaksin polio sekalipun diketahui bahwa vaksin tersebut disediakan dari bahan yang tidak diperkenankan dalam Islam.
Namun demikian kita tidak boleh hanya bertahan pada kondisi darurat, melainkan juga melakukan usaha untuk perbaikan. Sudah sekian banyak Pharmacist muslim lahir di Indonesia dan kita sudah memiliki pabrik vaksin sendiri di Bandung yaitu Biofarma tentunya sudah tidak ada hal yang menjadikan kita senantiasa pada kondisi darurat. Jumlah balita di Indonesia pada tahun 2005 sebesar 24 juta jiwa, di mana 90% adalam muslim yang butuh vaksinasi yang halal dan aman dari sisi syar’i. Tentunya kita tidak ingin dalam tubuh dan aliran darah balita kita mengalir unsur-unsur haram.(kit)
Sumber: http://www.halalguide.info/2009/05/04/kehalalan-vaksin/
*semoga dengan ini kakak jadi lebih memahami
Posted by: kyla on: Juni 26, 2009
“Apa yang dilakukan musuh-musuhku terhadapku? Surgaku ada dalam jiwaku. Jika mereka memenjarakanku maka itu adalah masa penyepianku dengan Tuhanku. Jika mereka mengasingkanku ke suatu tempat yang jauh maka itu adalah masa pengembaraan bagiku. Jika mereka membunuhku, itu adalah kematian yang semoga menjadikanku sebagai syahid. “
(Ibnu Taimiyah)
Posted by: kyla on: Juni 23, 2009
ini adalah sepotong kisah Mr. Eko.
Ada dua orang kakak beradik, Eko dan Yemi, yang diasuh di panti asuhan yang (barangkali) dikelola oleh sebuah gereja kecil di Nigeria.
Suatu hari, sekawanan orang bersenjata datang ke daerah mereka, mengacau. Mereka menarik Yemi ke tengah-tengah kerumunan, memberikan sebuah pistol kepadanya, menyuruhnya menembak seorang pria tua di depannya. Yemi ketakutan, gemetaran memegang pistolnya. Sang kakak, Eko, yang berdiri di belakangnya, merebut pistol dari tangan Yemi, menembak pria tua itu, tanpa ragu-ragu. Kawanan bersenjata pun bertepuk tangan, mengagumi keberanian Eko. Mereka lalu mengambilnya, membawanya pergi, dan pada akhirnya menjadikannya sebagai bagian dari mereka.
Ketika dewasa, Yemi mengabdi sebagai seorang pendeta. Di sebuah kesempatan, ia bertemu kembali dengan kakaknya. Yemi meminta kakaknya untuk mengakui kejahatannya, dan memohon pengampunan. Eko, dengan hati yang sesak berkata, “Aku tidak memohon pengampunan. Aku tidak menyesali tindakanku dulu, sebagaimana aku tidak menyesali telah menyelamatkan jiwa dan hatimu. Aku bangga dengan tindakanku dulu, menyelamatkan nyawa adikku.”
***
ini adalah sepenggal kisah hidup Eko, Mister Eko, tokoh fiktif dalam serial LOST. Eko adalah satu dari beberapa karakter yang membuatku berpikir tentang tujuan dan proses. Tentu saja, kisahnya fiktif belaka, sama seperti pulau misterius yang juga hasil imajinasi J J Abrams. Tapi LOST punya banyak karakter yang memiliki kisah yang luar biasa. Luar biasa bagiku, tentunya. Ada nilai-nilai hidup yang berharga yang bisa ditemukan di dalamnya.
Posted by: kyla on: Juni 23, 2009
aku selalu bertanya-tanya, saat kupu-kupu keluar dari kepompong, apakah dia menyadari betapa cantik dirinya sekarang?
atau dia tetap memandang dirinya sebagai ulat?
kadang hal-hal yang tak bisa kita ubah, akan mengubah dirimu.
tahukah kau bahwa luka adalah sebuah peta jalan untuk jiwa?
Posted by: kyla on: Juni 10, 2009
“Answer To Our Life”
You see me sitting here, a smile upon my face
The time has come but you know that it’s not too late
There’s been too many things, together we have seen
It’s not too hard if we start to believe
And we’re not gonna take anymore
Can we try to erase all the pain
So please
Show me a reason, give me a sign
Tell me the way we, fall out of line
Is it today or is it tonight?
We’ll find, the answer to our life
This world is not at ease, we seem to hide the truth
Thinking there’s only so much we can really do
It’s up to you and me, to face our destiny
The jury’s here so let’s take the stand
And we’re not gonna take anymore
Can we try to erase all the pain
So Please
Show me a reason, give me a sign
Tell me the way we, fall out of line
Is it today or is it tonight?
We’ll find, the answer to our life
Tell me why we have to cry
And not try
When there’s so many things we can do
To help this troubled world start a new
I need a reason, I need a sign
There’s no turning back I’m here by your side
Is it today or maybe tonight?
We’ll find
The answer to our life
Show me the way, give me a sign
Tell me the way we fall out of line
Is it today, is it tonight
The answer to our life
Show me a reason, give me a sign
Tell me the way we, fall out of line
Is it today or is it tonight?
We will find, the answer to our life
Show me a reason, give me a sign
Tell me the way we, fall out of line
Is it today or is it tonight?
We’ll find, the answer to our life
*boyband terbaik terfavorit sepanjang masa! berlebihan kali ya… aku sudah menyukai lagu-lagu mereka sejak aku masih duduk di kelas 5 SD. wow…udah belasan taun yang lalu tapi aku masi sukaaaaaaaaaa kali lagu-lagu mereka. gosip..gosip…kabarnya AJ mau rilis album solo-nya pertengahan tahun in. hmm….penasaran gimana musiknya. suaranya udah pasti keren, gayanya juga paling stylish dibanding temen2nya, jadi overall prediction: K.E.R.E.N. !!!
Posted by: kyla on: Mei 26, 2009
I wish I knew how it would feel to be free
I wish I could break all the chains holding me
I wish I could say all the things that I should say
Say ‘em loud say ‘em clear
For the whole wide world to hear
I wish I could share
All the love that’s in my heart
Remove all the bars that keep us apart
And I wish you could know how it is to be me
Then you’d see and agree that every man should be free
I wish I could be like a bird in the sky
How sweet it would be if I found I could fly
Well I’d soar to the sun and look down at the sea
And I’d sing cos I know how it feels to be free
I wish I knew how it would feel to be free
I wish I could break all the chains holding me
And I wish I could say all the things that I wanna say
Say ‘em loud say ‘em clear
For the whole wide world to hear
Say ‘em loud say ‘em clear
For the whole wide world to hear
Say ‘em loud say ‘em clear
For the whole wide world to hear
One love one blood
One life you’ve got to do what you should
One life with each other
Sisters, brothers
One love but we’re not the same
We got to carry each other Carry each other
One One One One One…
I knew how it would feel to be free
I knew how it would feel to be free
*lagu jadul, tapi suka banget lagu ini, bareng temen-temennya: Lost In Space, Run, Lifted.
komentar terbaru