Posted by: kyla on: Maret 8, 2008

Pertanyaan itu pernah terlontar oleh seorang teman chat di Australia, dan dengan mantap ku jawab, “I do, all the time”. Aku mulai menyukai serial LOST sejak season pertama atau sekitar 3-4 tahun lalu. Ada taste yang berbeda ketika menonton episode-episode awalnya. Sutradaranya, J.J Abrams betul-betul brilian. Aku selalu takjub dengan kejutan-kejutan yang dibawa LOST di setiap episode. Kejutan yang kumaksud adalah flashback dari masing-masing karakter, serta flash forward mereka yang berhasil keluar dari pulau tersebut atau yang kemudian dikenal dengan Oceanic Six. Inilah yang menarik dari LOST, yang tak bisa ditemukan di serial manapun. Kita tidak diajak untuk berkenalan dengan masing-masing karakter melalui interaksi mereka dengan mengatakan, “Hi, I’m Kate Austen and I’m a fugitive” atau “Hi, I’m Jack Shephard, I’m a surgeon, and my Father was an alcoholic” atau “Hello, I’m Sayid Jarrah. I’m from Iraq, I was working at National Security Guard and I was a torturer”. Itu adalah bentuk interaksi yang klise. Justru sebaliknya, penonton dibawa ke flashback mereka tanpa menampilkan obrolan mereka tentang masa lalu.
Flashback favoritku adalah tokoh Desmond Hume (diperankan dengan apik oleh Henry Ian Cusick). Dia pintar memainkan mimik wajah, teruatama matanya. Episode 308: Flashes Before Your Eyes dan di Episode 405: The Constant merupakan episode yang ku sebut Desmond-centric karena menceritakan tentang flashback dan déjà vu-nya. Ya…, sulit untuk memahami kedua episode tersebut secara logis, seperti misalnya bagaimana dia bisa kembali ke masa lalu, apakah itu cuma ilusi atau dia betul-betul time-travelling. Seandainya iya, kenapa Charlie dan Daniel (di masa sekarang) tidak mengenalinya lagi? Apakah ini berarti dia bisa “bermain-main” alias mengubah masa lalunya? Anyway, still long journey till the season finale, let’s just watch and see. Walaupun dia baru masuk ke dalam main cast di season 4 ini, tapi aktingnya yang cemerlang telah terlihat sejak season 3. Aku senang akhirnya karakternya mulai berkembang di season ini, dan aku sangat berharap dia bisa keluar dari pulau tersebut dan kembali bersama Penny.
Bicara mengenai Charlie, aku kecewa karakternya mati di season 3 walaupun kita masih bisa menyaksikan kehadirannya sebagai ilusi di season 4 ini. Dia memang bukan tokoh yang memegang wewenang untuk menentukan arah kebijakan the survivor of Oceanic 815 namun perannya sebagai tokoh yang kurang penting bersama Hurley merupakan bumbu serial ini. Sayang, dia tidak punya kesemapatan untuk menebus dosa. Aku ingin melihatnya kembali menemui saudaranya, Liam. Aku penasaran, apakah Desmond telah memberikan catatan Charlie kepada Claire?
Tokoh-tokoh LOST sangat kuat dalam menghayati perannya. Aku suka dengan akting Michael Emerson yang memerankan Benjamin Linus. Dia sangat pas memerankan pria tanpa emosi, penuh rencana, dan manipulatif. Aktingnya sempurna. Dia tidak menunjukkan emosi, tidak menunjukkan rasa sakit bahkan setelah dihantam Sawyer berkali-kali di Episode 402: Confirmed Dead. Begitu percaya diri…dan sekali lagi brilian manipulatif. Aku sudah lama menunggu Abrams untuk mengembangkan karakternya, dan kurasa Ben punya peran penting berkaitan dengan Oceanic Six.
Jack keliatan semakin menjengkelkan dan semakin arogan di season 4. Aku malah menjadi semakin simpatik sama James “Sawyer” Ford, John Locke, dan Sayid Jarrah. Jack terlihat mendominasi team-Jack dan sepertinya, Jack akan “mengotori tangannya” berkaitan dengan Oceanic Six. Ini terlihat dari percakapan Jack dan Kate di flash forward pada season3 finale. Kepada Kate, Jack mengakui bahwa dia terbang setiap minggu hanya untuk mendapat kesempatan jatuh lagi ke pulau tersebut, untuk menyelamatkan mereka. Jack mulai menjadi alkoholik seperti ayahnya, penampilannya kacau, nyaris bunuh diri dan kelihatan sangat menyesal. Sebelum Kate pergi, dia mengucapkan “We should go back, Kate…” berulang kali.
Ada begitu banyak misteri yang belum terpecahkan. Begitu banyak jawaban yang belum diketahui. What is the monster (black smoke) sebagaimana yang ditanyakan Locke kepada Ben, namun Ben sendiri tidak tahu jawabannya (atau dia menolak memberikan jawaban?). Lalu, bagaimana dengan Michael dan Walt? Tidak ada clue tentang keberadaan mereka dan aku semakin penasaran mengenai nasib mereka. Bicara tentang Walt, apakah yang dilihat Locke di Season 3 finale benar-benar Walt atau hanya ilusi? Lalu siapa atau apa sebenarnya George? Kemudian, apa sebenarnya Dharma Initiative? Bukankah Ben telah membantai secara massal seluruh anggota Dharma Initiative di pulau tersebut, lalu kenapa tindakannya tersebut tidak diketahui oleh pihak Dharma di Amerika? Bagaimana beruang kutub bisa berada di gurun di Tunisia? Kita sudah tahu bahwa Oceanic Six terdiri dari Jack, Kate, Sayid, dan Hurley, lalu siapa dua orang lagi? Aku berharap Sawyer dan Desmond bisa keluar. Tapi, apakah Aaron termasuk ke dalam Oceanic Six? Kenapa Jack enggan bertemu dengan putra Kate (Aaron)? Wah…kalo dibuat list-nya, ada begitu banyak yang bikin penasaran. Aku hanya berharap Abrams akan memberikan akhir yang memuaskan dan menjawab semua misteri.
Oleh karena itu, kepada temanku, kulengkapi jawabanku, “that’s what make this series worth to watch. So much mysteries unsolved…”.
komentar terbaru